Quantcast

Kategori

Penerbit

ALIRAN-ALIRAN TAFSIR

Penulis :

Tahun :

Ukuran Buku : 14,5 x 21 cm

Penerbit : Keasi Wacana

Tebal Halaman : xx, 132 hlm.

More details

Penjualan Di jual!
Rp‎ 31.900 pajak incl.


Beritahu saya bila tersedia

30 produk lainnya dalam kategori yang sama:

Customers who bought this product also bought...

Dalam buku ini, berusaha memetakan metodologi dan madzhab penafsiran al-Qur'an berdasarkan tiga periodesasi kronologis : periode klasik, pertengahan, dan kontemporerm. Masing-masing periode memiliki karateristik, corak kecenderungan, serta nilai lebih dan kekurangannya. Namun semuanya adalah dalam rangka menempatkan al-Qur'an sebagai kitab suci yang shaliun li kulli zaman wa makan, terbuka dan tidak beku.

Al-Qur'am, sebagai kitab suci dan pedoman hidup manusia memiliki karateristik yang terbuka untuk ditafsirkan (multi interpretable), ini dapat dilihat dalam realitas sejarah penafsiran al-Qur'an sebagai respons umat Islam dalam upaya memahaminya. Pemahaman atasnya tidak pernah berhenti ataupun menonton, tetapi terus berkembang secara dinamis mengikuti pergeseran zaman dan putaran sejarah. Inilah yang menyebabkan munculnya beragam madzhab dan corak dalam penafsiran al-Qur'an.

Lahirnya madzahibul tafsir, sesungguhnya merupakan sebuah keniscayaan sejarah, sebab tiap generasi ingin selalu "mengkonsumsi" dan menjadikan al-Qur'am sebagai pedoman hidup, bahkan kadang-kadang sebagai legitimasi bagi tindakan dan perilakunya. Apalagi para mufassir ketika menafsirkan al-Qur'an tidak bisa lepas dari pengaruh kondisi sosio-kultural dan situasi politik di mana ia tinggal. Di samping itu, perbedaan kecenderungan dan disiplin ilmu yang dimiliki para mufassir sangat berpengaruh terhadap hasil penafsiran, implikasinya memunculkan adanya pluralitas penafsiran al-Qur'an, di mana pluralitas itu justru menunjukkan adanya kekayaan khazanah pemikiran umat Islam.